Pasti kalian pernah mendengar fenomena
perceraian dari sepasang suami istri di acara televisi terutama pada pasangan
selebriti. Sebetulnya kita juga bertanya-tanya, apa alasan mereka bercerai? Hal
itulah yang sering muncul di pikiran kita ketika melihat kasus perceraian,
terutama pada pasangan selebritis. Fenomena perceraian diantara pasangan
selebriti menjadi semakin marak seolah-olah menunjukkan jika belum bercerai
belum pas namanya.
Tapi apa sih yang sebetulnya yang
mendorong terjadinya perceraian itu sendiri? Tentu banyak alasan yang akan
muncul di tiap pasangan jika ditanya mengapa mereka bercerai. Alasan yang
paling sering kita dengar adalah “merasa sudah tidak cocok satu sama lain”,
yang membingungkan adalah apakah sebatas itu saja alasannya? Tentu saja tidak
sesederhana itu.
Terlepas dari pasangan selebriti, pasangan
suami istri dalam masyarakatpun juga banyak yang melakukan perceraian. Banyak hal
yang dapat menjadi faktor suatu pasutri memilih untuk bercerai dan biasanya
muncul ketika suatu konflik yang dihadapi sudah tidak dapat mereka selesaikan
bersama. Bisa jadi kehidupan seksual mereka sebagai pasangan kurang
menyenangkan bagi mereka, atau salah satu pasangan kurang mendapat perhatian
dari pasangannya, atau bisa jadi salah satu pasangan atau salah dua pasangan
berselingkuh.
Terlepas dari faktor-faktor di atas,
sebetulnya dalam suatu hubungan diperlukannya komitmen dan komunikasi serta
rasa saling percaya di antara pasangan. Tanpa hal itu tentu akan sering terjadi
kesalahpahaman antar pasangan, dan hal ini bisa memicu konflik semakin besar
dan dapat berujung pada keputusan bercerai.
Tentu perceraian terjadi juga bisa disebabkan
adanya KDRT yang dialami salah satu pasangan. Jika hal itu terjadi terutama
KDRT, saya sempat berpikir untuk apakah mereka menikah jika akhirnya hanya
menyakiti salah satu pasangan? Apalagi jika mereka menikah yang dimulai dari
proses pacaran. Apakah mereka sudah melupakan masa-masa mereka selama pacaran? Tentu
jika mereka sampai menikah, banyak hal yang sudah dilewati bersama sebagai
pasangan, yang mengherankannya adalah ketika sudah menikah malah terjadi KDRT
ataupun perselingkuhan. Jika kita berkomitmen pada pasangan kita, tentu kita
akan menghormati pasangan kita bukan?
Commitment,
trust, and communication is what the thing that may make your relation become
strong.
No comments:
Post a Comment